
Rabu, 22 April 2026 (edisi late post)
Hari ini tepat satu tahun yang lalu aku memperjuangkan sesuatu yang kelak menjadi tempat untukku pulang, rumah. Ya, 12 bulan lalu aku menandatangani dokumen yang berisikan beragam berkas–urusan dengan developer, urusan dengan bank, juga urusan dengan pejabat pembuat akta tanah atau notaris. Urusan-urusan ini biasa disebut akad. Bukan akad nikah, tapi akad jual beli rumah dan KPR.
Sejak April 2025 aku terus menantikan kapan aku akan menempati rumah ini. Waktu terus berjalan, hari berganti hari, berganti minggu, hingga akhirnya bulan berganti 12 kali dan menjadi April lagi.
Ohya, bulan Maret lalu aku menikah kawan. Aku sudah menempati rumah ini selama hampir satu bulan saat blog ini dipost. Aku dan istri tidak banyak melakukan renovasi. Yang penting, rumah ini sudah berpenghuni dulu. Untuk urusan perabotan dan wangi-wangian kuserahkan pada selera istri yang lebih maju, hehe… ytta. Aku akan banyak bercerita tentang rumah ini nanti. Tunggu saja part-part selanjutnya dari perkembangan rumah ini.